Kamis, 16 Mei 2019

Lima menit membawa nikmat


Lima Menit Membawa Nikmat

Oleh Tuti Agia

 Alhamdulilah  di bulan suci ramadhan ini,seperti biasa kami sekeluarga melaksanakan sahur bersama. Tak terasa sahur ini sudah menginjak hari ke sebelas. Menu sahur kami tak  ada yang spesial,karena  anak-anak terbiasa dengan makanan yang praktis dan sederhana. Terlihat di televisi saat imsak untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya   Kami pun menghentikan makan sahur.
Sambil menunggu beduk subuh kami duduk depan televisi di kursi . Anakku yang bontot memeilih duduk di kersi malas. Aku mengajak ngobrol anak gadisku ini, “ De… sekarang ada ulangan tidak?, nanti di mobil sambil baca lumayan selama perjalan di manpaatkan waktunya. Namun Jawabannya lain aku  mendengar bunyi hokk ……...hokkk…. Sejurus kemudian  aku menengok anakku tertidur pulas. “Ya Ampun perasaan belum lima menit kita makan sahur”  aku berkata sendiri. Lalu ku bangunkan anakku .:De.. muantep .. musiknya, ayo bangun sayang !,kan mau berangkat sekolah. Sambil mengucek matanya akhirnya dia bangun .sambil berkata “ih mamah emang dede ngorok kan Cuma lima menit, sambil jalan ke kamar mandi. Lalu aku tersenyum , sambil bergumam lima menit juga nikmat ya De…
Waktu sudah menunjukkan pukul lima kami sudah selesai mandi dan sholat tubuh . Tiba waktunya menjemput rejeki dan mencari ilmu.  Di tengah perjalana .. mataku tak kuat inginnya merem, namun aku setel music keras-keras agar tidak tertidur, namun anakku yang tadi kusuruh belajar di mobil tidur lagi. Iri juga aku melihat anakku yang tertidur pulas lagi .
Tiba di sekolah rutinitas bulan ramadhan yaitu kegiatan Rohis (Rohani Islam)  semua siswa dikumpulkan di lapangan .  Kegiatan selama satu  jam yaitu membaca juzamma dan mendengarkan tauziah. Ketika mendengarkan  tauziah ini aku menguap beberapa kali   sambil ku baca taauz “ a’udzubillahhiminassyaitonnirrozim “  berkali kali juga.akhirnya ku bangun dari tempat dudukku sambil berjalan memperhatikan siswa-siswi danteman-teman guruku . Mata ku tertuju pada seorang anak yang mnggut-manggut. Ku hampiri  anak itu dan kuperhatikan  “ duuh nikmatnya “ begitu pikirku dalam hati. Aku tak membangunkannya biarlah  “ kasian dia , mudah-mudahan dengan tertidur saat ini walaupun hanya lima menit ketika bangun dia mempunyai energy yang baru.
Selesai sudah kegiatan Rohis dan saatnya hari ini aku dan teman-teman mengadakan rapat,setelah sebelumnya siswa-siswa dipulangkan lebih cepat . Pukul sepuluh , kami mulai rapat , satu demi satu materi ku sampaikan smabil sesekali ku melihat ke peserta rapat  . Mereka ada yang menulis, sesekali,menguap ,ada yang menyender . Tak apalah pikirku yang penting materi sudah aku sampikan dan bias dilaksanakan . Manusiawi menurutku bila hal ini terjadi, apalagi ini bulan puasa. Namun yang menarik perhatianku ada seorang guru  duduk di depan pas disampingku . Dengan isengny aku buka kamera dan buat video tanpa menganngu aktifititas tidurnya sambil manggut-manggut dan mengeluarkan bunyi alias ngorok . senyumku melihatnya dan teman-tean yang lain juga akhirnya tertuju pada guru tersebut,  Kuletakkan telunjukku di bibir memberi tanda ke teman-teman agar tidak mengganngu dan berisik. Mereka semua senyum-senyum juga.  Rapat hampir selesai , akhirnya ku tutup dengan membaca “Alhamdulilahhirobbilalamin “ dengan suara agak keras.  Akhirnya guru tersebut bangun sambil mengikuti kalimat kami, Dia tak sada kalau divideokan dan teman-teman memperhatkannya. Akupun tidak menegurnya dn tidak ingin membuat malu guru tersebut. Karena lagi-lagi ku berpikir bahwa itu nikmat dari Allah SWT. Tidur yang berkualitas walaupun hanya lima menit.
Dari penggalaman hari ini aku membuat istilah LMN (Lima menit Membawa  Nikmat) dari pada kita GGS bukan ganteng-ganteng Srigala judul salah satu sinetron di salah satu TV swasta tapi GGS (golar goler stress) artinya berbaring membolak balikkan badan tidak bias tidur pikiran kemana-mana  .  
Istilah LMN kusambungkan dari artikel yang pernah ku baca tentang manpaat dan kualitas tidur. Tentang tidur nyenyak menurut saint. Dan Tidur menurut  alquran. Seperti apapun kondisi tidur  saat ini, entah cepat tidur atau sering insomnia hingga tidur lewat tengah malam, maka harus segera diatasi.

LMN bermanpaat sekali buat kita .