Senin, 17 Februari 2020

Guru Desa menjadi Instruktur Provinsi



 Bunda Lilis Ika Herpianti Sutikno  sebagai nara sumber pada pertemuan ke 9 di Belajar menulis online.Beliau  Juara lomba Guru tingat Nasional tahun 201. Dengan Judul makalahnya “ My Teacher My Hero awor Indonesia Digital learning.Belaiu juga pembicara seminar tingkat Provinsi NTT.Buku yang pertama di terbitkan Bu Lilis bercerita tentang perjalanannya kkariernya sebagai guru guru desa di NTT. Dengan buku itu bu Lilis mendapatkan keberkahan, dan sebagai ladang amal untuk duni dan akherat.  Belaiu juga menulis buku  tentang  perjalanan  sebagai instruktur provinsi NTT kurikulum 2013. Kemudian mengabadikan beberapa foto di  medan kerja   di musim hujan ketika melaksanakan tugas negara sebagai instruktur kabupaten Kupang Kupang. Kariernya diawali dari Kabupaten Kupang - NTT lalu menuju Provinsi NTT. Semua berproses,Sepeda motornya  pernah di gotong lalu beliau  numpang diatas truk. Walau demikian lama-lama terbiasa menurut beliau. Ada juga  perjalanan dinas yang  menembus hutan Flores,hutan kopi.Bu lilis berdua dengantemannya sesama perempuan sampai jam 2 dini hari. Serem juga , namun demi baktinya pada negara tugas itu dilaksanakan dengn penuh tanggungjawab. Segala perjalanan dinasnya, di mudahkan dan dilancarkan Allah, dan mendapat banyak rejeki dari buku itu , hingga menjadi Buku Best Seller .  Menjualnya  juga lewat online FB Lilis Sutikno dan beberapa toko buku di Surabaya, salah satunya toko buku TOGAMAS Diponegoro dan UNESA.
Sebetulnya bukunya itu terbit karena keterpaksaan,menjadi pengurus AGUPENA NTT, yang akan MUSWIL, tetapi pengurusnya di Provinsi belum punya buku. Karena keadaan itulah maka cetak buku dan di biayai  sendiri dengan hutang uang koperasi. Alhamdulillah... buku itu laris manis, dan mendapatkan untung yang hampir 100% dari modal awal  cetak buku.
 *MENULIS adalah SEBUAH KEBERANIAN*  beliau telah berani menuliskan PTK  dalam sebuah buku cantik, secantik penulisnya Ibu Guru Cantik Bunda Lilis Sutikno Kupang – NTT. Walaupun bukunya belum Tuntas karean Covernya di share di FB sudah banyak pemesannya. Menulis buku karena bergabung di AGUPENA NTT (Asosiasi Guru Penulis Indonesia Wilayah NTT).Undangannya mengajar keluar kota dari kemampuannya menulis. Ketika program pemerintah tak ada. Saya tetap bisa mengajar keliling NTT. Dengan modal ilmu menulis,dan menginsPirasi.Dari itu mendapat juara 2 nasional judul bukunya “Guru dan Inspirasi”. Beliau juga mengajar sabtu dan mindggu dari hasil menulis ini, sekarang bermetamorfosa mengajar menulis KTI. berkolaborasi dengan ketua Agupena NTT.
 Dari kabupaten Belu saat mengajar menulis tercipta  7 buku antologi puisi. Kita tidak perlu keliling menjajakan buku cukup lewat FB.Seperti kata master Fathur” Pandai-Pandailah Menjual Diri kita di media sosial”. Honornya  sama dengan honor instruktur dari Pemerintah Pusat jika menugaskannya ke daerah.jika di undang pihak swasta pelayanannya sangat memuaskan,bahkan di ajak hunting kuliner,demikian kata beliau. Motivasi Omjay sangat kuat untuk menulis jadi menulis menjadi hobi  bu Lilis.Terus menulis dan menggunakan power Point, setiap buku ada rejekinya masing-masing.Power pointnya sudah jutaan. Dan kisahnya ditulis di FB, kemudian di bukukan dengan judul
My Teacher My Hero Award Indonesia Digital Learning Tahun 2015. Alhamdulillah  juara “Kategori Juara 2”. Lalu berita menang lomba masuk koran, mewakili NTT satu-satunya peserta dari NTT.Kisah perjuangan guru desa, dan juara kedua Nasional itulah yang membuat bukunya memiliki ruh untuk memberikan inspirasi kepada sesama. Buku GURU adalah INSPIRASI diambil dari berita koran, yang memuat judul sama dengan buku saya GURU adalah INSPIRASI. Berkat dukungan Kadis dan Kepala LPMP  yang lama Bapak Minhajul Ngabidin, Sekarang beliau tugas di Jogyakarta. Dari NTT beliau ke NTB membeli buku saya 200 buku. Dengan harga perbuku Rp. 75.000,-.Kadis Pendidikan membeli 100 buku dalam program Literasi di NTT bersama Gubernur NTT. Teruslah menulis dan menginspirasi dunia... AGUPENA NTT, Di mana bu Lilis masuk didalamnya memberikan motivasi menulis bagi guru-guru yang akan naik pangkat ke IV.b dan mencetak jurnal ilmiah.
 Langkah seribu diawali dari langkah pertama, apapun yang sahabat mau melangkahkan kaki, segera awali dengan hati yang ikhlas, sabar, tawaqal, dan senantiasa bersyukur dan tersenyumlah. Uang bukan segala-galanya... Bekerjalah dengan hati yang tulus ikhlas. Allah sudah siapkan kita selalu cukup menurut Allah. Ukuran Allah itu indah, meskipun tak seindah ukuran kita. Ridho Allah adalah tujuan hidup kita. “Bekerjalah hanya dengan mengharapkan ridho Allah saja, Ridho Allah itulah kebahagiaan yang hakiki bagi setiap umatnya."Sehebat apapun kita, jika tak pernah dituliskan, maka semua akan hilang bersama waktu. Selain itu, jadikan menulis sebagai amal jariyah kita."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar