Senin, 10 Februari 2020

Menulis bukan Kemampuan tetapi Kemauan

 Menurut pak Dudung Nuruulah Koswara ketua PB PGRI  Salah satu hal yang penting dalam menulis adalah menuliskan judul tulisan. Tulislah judul  yang menarik, bombastis, terbalik, penuh modus dan unik. Untuk memancing ide paragraf selanjutnya.
 Untuk penulis pemula,. Menulis tidak usah banyak-banyak dulu. Tidak harus menjadi penulis yang baik. Awali dengan tulisan yang buruk, yang apa adanya Tulis dua paragraf apa yang ada di kepala. Siapa yang paling mau dan terus mengayuh tulisan, ibarat naik sepeda, jatuh bangun akan menjadi masa lalu. Menulis bagai belajar naik sepeda. Makin lama akan makin lancar... Jika  mengawali kalimat awali dengan pepatah orang, pendapat orang atau gosip terhangat. Sambung sambungkan aja. Tulis saja dulu, nanti baca lagi, revisi. Tambah atau kurang atau ganti bila ada ide dadakan saat sudah jalan menulis. Menulis adalah rekreasi bagi pikiran, rasa dan tangan
Tulis saja apa pun, asal tidak hoax, bully, dan SARA. Akhirnya kita menjadi ahli dan tak jatuh lagi. Kalau sudah ahli, ide akan datang sendiri. Saat shalat, saat di toilet, saat dikamar bersama istri atau saat terjaga malam.  Saya mengaris bawahi kalau saat shalat  ide datang untuk menulis, shalatnya ga khusus dong. He he itu yang sering terjadi pada saya   saat shalat inget sesuatu. Mumgkin ada yang sama dengan pengalaman saya?.. Cara mengelola waktu sehingga bisa eksis menulis setiap hari adalah kita harus punya target setiap hari harus ada tulisan.
Menulis itu kifarat dan tasyakur literatif kita kepada Tuhan. Punya pikiran, rasa dan tangan, mereka perlu rekreasi. Menulis adalah rekreasi bagi pikiran, rasa dan tangan. Mereka perlu diajak kulineran ide. Penulis jadi akan mengutamakan menulis dibanding malam jumatan. Penulis jejadian akan mengutamakan malam jumatan . Begitu gurauan Pak Dudung lagi.
Tulisan bisa dipublish di media apa saja, sesuaikan saja kenyamanan kita. Menulis juga bisa terjadi karena terdesak. Yang akhirnya memunculkan suatu gagasan.  Menulis itu bukan masalah kemampuan  melainkan kemauan.
Materi  di ambil pada belajar menulis online gelombang 2 bersama omjay

4 komentar: