Minggu, 23 Februari 2020

Menulis Online sebagai Eksistensi Kita di Dunia Maya



 assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh selamat malam semuanya mohon maaf wa grup saya kunci malam ini agar kawan-kawan fokus dengan apa yang saya sampaikan malam ini sengaja saya langsung yang mengisi materi karena narasumber yang saja yang berhalangan hadir tema malam ini adalah menulis online sebagai eksistensi kita di dunia maya “. Begitu  kalimat pembuka Omjay  saat akan mengisi materi. Walaupun saat itu saya tidak mengikuti kegiatan belajar online, karena ada atu keperluan.Kegiatan malam itu di jeda sebentar, Omjaya mau melaksanakan sholat isya berjamaah terlebih dahulu  di masjid Al hidayah Jatibening Bekasi, dimana Omjay Tinggal. Setelah selesai sholat Omjay melanjutkan lagi materinya.
 Omjay memperkenalkan  temannya. . Pak Onno Purbo adalah salah satu pembina di ikatan guru TIK PGRI ,beliau banyak memberikan masukan kepada tim dalam mengembalikan tik sebagai mata pelajaran kembali. saat itu Mendikbud masih dijabat oleh pak Muhajir Effendi .Perjuangan demi perjuangan dilakukan agar tidak kembali sebagai mata pelajaran dan  diganti dengan prakarya. Perjuangan lewat tulisan di online dan bersama PGRI, menemui Mendikbud muhadjir Effendy. Pada saat itu menulis online ternyata dahsyat sekali tulisannya banyak dibaca orang lain termasuk juga pejabat di Kemendikbud.Kemudian Omjay menawarkan untuk membuat grup WA  untuk melatih menulis online baik lewat WA maupun media sosial. Sehingga teman-teman di grup  dapat menjadi konten kreator dan mampu menciptakan informasi baru lewat internet. Paradigma sudah harus berubah dari yang hanya download menjadi upload dari yang hanya sekitar unduh menjadi unggah.
Perjuangan  dilakukan tidak hanya melalui menulis online tapi juga bertemu langsung dengan Mendikbud Anies Baswedan. Saat itu  diterima secara resmi di kantornya setelah  melakukan demo di media sosial betapa dahsyatnya kekuatan kata-kata poster dibuat oleh pak Namin.Beliau tulis lebih dari 14000 guru bergerak Jakarta padahal hanya 7 orang guru TIK yang siap menghadap Mendikbud. guru  memang banyak lebih dari 3 juta guru namun yang bersuara lantang hanya sedikit sekali, oleh karena itu mencari  akal untuk bertemu Mendikbud lalu  menulis online di media sosial menjadi salah satu cara dalam menyampaikan pesan. Perjuangan tidak cukup sekedar bimbinga,Pak Onno  banyak memberikan inspirasi kepada  guru TIK. Bantuan dan dukungan mengalir dari berbagai kalangan. Menulis online menjadi alat pemersatu  sampai suatu ketika Omjay  diundang makan siang bersama presiden Jokowi di istana negara. Hal itu terjadi berkat Omjay dan teman-teman blogger menulis di Kompasiana.com. Omjay sangat senag membuat grup WA belajar meulis ini, begitu juga saya.(Tuti Agia).Karena sangat membantu  dan ternyata tanggapan setiap narasumber sangat baik.Menulis online dengan eksistensi diri di dunia maya  kaitannya sangat erat.Karena dengan menulis dan tulisannya banyak dibaca orang apalagi menulis di blog, alat rekam yang ajaib dan keajaibannya akan dirasakan.  
Dalam  mengelola blog pribadi di internet sebaiknya buat  blog sendiri atau bergabung dengan blog lain/keroyokanseperti kompasiana.com dan gurusiana.id. kalau punya blog sendiri kita bebas mengelolanya karena kita sebagai admin nya. Blog untuk pemula, menggunakan blog gratisan terlebih dahulu, baru kita pindah ke blog berbayar untuk eksistensi diri di dunia maya,kecuali kita sudah tahu cara mengelola blog dengan baik .blog om jaya itu wijayalabs.com dan Wijayalabs.blogspot.com masih ada sampai sekarang bahkan sudah mulai mengembangkan lagi di blog http wijayalabs.com .Semua itu tentu itu dilakukan setelah paham tentang blog dan memahami ilmunya. tahun ini Omjay sudah mulai mengembangkan  lagi 2 blog gratis baru yang isinya tulisan kawan-kawan di WA grup yaitu Omjay wordpress.com dan omjay blogspot.com .Omjay  menyarankan agar kami yang ada di grup WA belajar sama Bu indinah karena  beliau sekarang aktif menulis di blog dan tulisannya  bagus-bagus, dan bantu kasih komentar .ada juga Blog yang  sangat menginspirasi yaitu ibu Febrian .Setiap hari selalu menulis online di blog dan selalu rajin menuliskan kembali kuliah online di WA grup selama sebulan ini. Sekarang sudah banyak sekali pengunjungnya. Banyak hadiah kejutan yang didapatkan dari komunitas sejuta guru ngeblog yang dikirimkan  pak Namin dan kawan-kawan.
 Menulis online itu banyak manfaatnya, banyak orang akhirnya mengenal kita setelah mereka membaca tulisan kita di internet .Kemudian bisa menyambungkan ke  media sosial lainnya seperti Facebook, Twitter, Instagram,  blog dan lain-lain. Omjay  lebih banyak menulis di blog oleh karena itu orang banyak mengenal Omjay  sebagai blogger daripada guru TIK. Kemudian Omjay mengirimkan salah satu Foto kegiatan PGRI ketika Kongres. Kemudian kami di sarankan untuk menulis sesuai gambar yang dilihat.Lalu mengirimkannya ke WA Omjay atau emailnya.
 kesimpulan materi hari itu adalah menulis online sangat membantu kita untuk lebih eksis dalam menulis dan langsung dibaca banyak orang bila tulisan kita informatif dan menarik. blog bisa dijadikan salah satu media untuk mendokumentasikan tulisan kita.
 Kesimpulan yang diberikan Omjay memacu saya untuk terus menulis dan menyelesaikan Resume. Alhamdulilah ini resume ke 15. Dan tepat waktunya. Walaupun kemarin-kemarin saya ketinggalan. Namun berkat semangat yang tinggi terkejar juga resumenya. Belajar sepanjang hayat. Menulis setiap hari.


Jakarta, 24 Pebruari 2020
Belajar menulis gelombang 2 bersama Om Jay (Wijaya Kusumah)
Pertemuan online ke 15

2 komentar:

  1. akan lebih bagus bila ditambahkan foto dan video, serta dikasih jarak antar paragraf, sehingga lebih enak untuk dibaca.

    BalasHapus